Aku menangis dibelakang halaman sekolah sambil berkata didala, hati "setidaknya aku masih mempunyai sesuatu yang aku miliki" saat aku berbicara dengan hati ku sendiri tiba-tiba ada sesosok orang yang tidak asing buat diriku ya dia adalah kawanku yang tahu aku apa adanya "HEY APA YANG TERJADI DENGAN DIRIMU" sambil membentakku dan aku masih saja diam dengan seribu bahasa, "heiii, apakah engkau mendengar diriku?" "Ya aku mendengar engkau" "Kalau kau mendengar jawablah aku" "kalau kau temanku, kau seharusnya tahu apa yang erjadi dengan diriku, aku lelah dengan semuanya, kau selalu berkata bahwa aku berubah , tidakkah engkau tahu, walau bersama mereka aku tetao memikirkan engkau yang menjadi temanku, apakah engkau pernah berfikir tentang perasaanku sebagai temanmu? Kata-katamu sangat menyakitkanku, saat semua usaha yang aku buat hanya mendapatkan hasil nihil! Pernahkah kau merasakan apa yang aku lakukan, sudah cukup aku terlalu lelah untuk menggungkapkannya" dengan menahan air mata aku tetap pada pendirianku yaitu untuk tidak menghadap dia , agar air mata yang dekat mataku tidak jatuh tapi tetap saja dia yang selalu menyalahkan apa yang aku katakan, dia memojokkan aku "yasudahlah anggap saja tidak ada apa-apa aku sudah lelah dengan semua ini anggap saja kita tidak pernah terjadi apa-apa MAAF!!!"
SAHABAT bayangkan dan rasakan ketika kita menjadi seseorg yang selalu diaalahkan, prnahkah kalian bayangkan? Apa yang harus kita lakukan walau kita sudah menjelaskan ? Tapi tak pernah ada yang mendengar malah tetap saja semakin memojokan anda!
Sahabat dengarlah untuk menggunakan kata maaf saja itu sangat susah dan kata maaf adalah kata mulia yang paling berguna didalam hidup ini, sahabar mengertilah seorang sahabat sejati atau seorang sahabat dia akan tetap memaafkan engkau walaupun engkau tidak menggunakan kata maaf sama sekali
Seorang sahabat akan sangat menghargai temannya ketika ia menggaku kesalahannya setidaknya kita hatprus menggunakan maaf didalam setiap kesempatan.